PERSIAPAN UJIAN NASIONAL
Sekarang ini merupakan bulan-bulan sibuk bagi sekolah dalam mempersiapkan peserta didiknya untuk mengikuti Ujian Nasional. Banyak sekolah-sekolah yang beralih fungsi menjadi bimbingan belajar agar peserta didiknya dapat berhasil mencapai nilai standar minimal rata-rata 5,25 untuk semua mata pelajaran yang di UN kan, dan tidak ada nilai 4,25 pada mata pelajaran tersebut. Lepas dari baik atau tidak , cara- cara yang dilakukan guru mata pelajaran yang diUNkan tersebut, hal tersebut merupakan salah satu usaha , dan hal ini sah-sah saja. Pembinaan peserta didik menjelang ujian nasional memang perlu dilakukan. Di samping mengingatkan para peserta didik sendiri, juga bagi orang tua untuk menunjukkan bahwa kelulusan bukan lagi hadiah (seperti dulu lulus 100%) akan tetapi kesuksesan harus disertai dengan perjuangan.
Lain lagi dengan upaya tersebut. Ada sekolah-sekolah yang berupaya menyiapkan tim sukses. Guru-guru mata pelajaran yang diUNkan seharusnya melaksanakan tugas mengawas silang disekolah lain, malahan justru di jadikan panitia pelaksanan UN di sekolahnya sendiri. Bahkan diberi tugas untuk membuat kunci jawaban yang nantinya akan diletakkan di tempat tertentu yang sudah disepakati dan kemudian akan diambil oleh salah seorang peserta didik atau guru yang juga ditugasi untuk kemudian disebarluaskan kepeserta didik lainnya.
Apa yang saya tulis ini berdasarkan dari SMS teman - teman guru, yang sudah meramalkan kalau pelaksanaan UN tidak murni di kabupatennya. Ini juga usaha kaaaan, cuma caranya kayak nya cara tersebut enggak jujur gitu lho.
Sementara ini kita cuma berharap agar pelaksanaan UN dimanapun, akan dapat terlaksana dengan kondusif, termasuk kejujuran dan pengamanannya. Tentunya diperlukan perhatian dari kalangan pendidik yang terlibat dalam pelaksanaan UN.
Nah kalau di kalangan pendidikan sudah disinyalir ketidak jujuran, lalu siapa lagi yang kita harapkan menjadi contoh kejujuran bagi peserta didik kita??????? Ini akan jadi PR kita semua sebagai insan pendidik. Semoga
Minggu, 30 Maret 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar